Destinasi dan aktivitas ramah anak yang seru, aman, dan penuh edukasi untuk liburan keluarga tak terlupakan.
Menciptakan kenangan masa kecil yang penuh keceriaan di alam terbuka adalah salah satu pengalaman terbaik yang ditawarkan oleh Sukabumi. Kategori ini didedikasikan untuk destinasi ramah anak dan keluarga, tempat si kecil dapat bereksplorasi, belajar mencintai satwa, serta berinteraksi langsung dengan keindahan alam secara aman dan nyaman.
Mulai dari taman rekreasi air, wahana bermain edukatif, kebun binatang mini (petting zoo), hingga berkemah ceria dengan fasilitas glamping keluarga di tepi danau. Semua destinasi dikurasi dengan standar keamanan tinggi dan aksesibilitas yang ramah keluarga.
76 tempat ditemukan.
Penginapan bernuansa rumah/villa dengan suasana tenang dan pemandangan alam, cocok untuk keluarga atau kelompok kecil.
Berada di kawasan pesisir Palabuhanratu dan Desa Citepus, pantai ini menjadi salah satu bagian dari rangkaian wisata bahari Sukabumi yang menawarkan pengalaman sederhana namun berkesan: laut yang luas, garis pantai yang terbuka, suasana masyarakat pesisir, dan panorama yang semakin indah ketika matahari mulai bergerak menuju ufuk. Daya tarik utama Pantai Citepus terletak pada karakter pesisirnya yang terbuka. Hamparan laut membentang di hadapan wisatawan, menghadirkan panorama yang terasa luas dan lepas. Suara ombak menjadi latar alami yang menemani perjalanan, sementara angin laut memberikan kesejukan khas kawasan pesisir selatan Sukabumi. Citepus juga menjadi bagian dari kawasan pesisir yang memiliki beragam titik wisata. Destinasi di kawasan Citepus, antara lain Pantai Muara Citepus, Pantai Kebon Kelapa, Pantai Masjid Istiqomah, serta Pantai Katapang Condong.
Penginapan syariah dengan konsep sederhana dan praktis untuk wisatawan yang membutuhkan akomodasi terjangkau di pusat Palabuhanratu.
Guest house sederhana di kawasan Desa Cikakak yang cocok untuk wisatawan yang membutuhkan akomodasi praktis di sekitar Palabuhanratu.
Hotel dengan fasilitas yang cukup lengkap untuk keluarga maupun perjalanan bisnis, termasuk area rekreasi dan fasilitas pertemuan.
Pantai Pangumbahan adalah sebuah surga tersembunyi yang terletak di kawasan Ujung Genteng, Sukabumi, Jawa Barat, yang memadukan pesona alam pantai selatan yang eksotis dengan pusat konservasi penyu hijau (Chelonia mydas). Pantai ini terkenal dengan hamparan pasir putihnya yang sangat bersih dan halus, serta garis pantai luas yang langsung menghadap ke gulungan ombak besar Samudra Hindia. Selain menyajikan pemandangan matahari terbenam yang memukau, daya tarik utama pantai ini terletak pada aktivitas edukasi satwanya. Setiap sore, pengunjung dapat menyaksikan langsung momen magis pelepasan ratusan tukik (anak penyu) ke laut lepas, sementara pada malam hari, wisatawan berkesempatan melihat induk penyu naik ke daratan untuk bertelur di bawah pengawasan ketat petugas. Keasrian alam yang terjaga dan pembatasan aktivitas demi kelestarian penyu menjadikan Pantai Pangumbahan sebagai destinasi ekowisata yang tidak hanya indah, tetapi juga sarat akan nilai edukasi bagi para pencinta alam.
Terletak di ujung selatan Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kecamatan Surade, Pantai Minajaya merupakan destinasi wisata alam tersembunyi yang menawarkan pesona pesisir nan asri. Pantai yang dahulunya dikenal sebagai Pantai Kuta Mara ini memiliki keunikan sejarah dari kisah karamnya sebuah kapal bernama Minajaya pada tahun 1962, yang sisa-sisa mesinnya masih dapat terlihat di tengah laut ketika air sedang surut. Berbeda dengan kebanyakan pantai selatan yang berombak besar, Pantai Minajaya cenderung aman untuk rekreasi keluarga karena memiliki hamparan gugusan karang luas yang berfungsi sebagai pemecah ombak alami. Karakteristik paling memikat dari pantai ini adalah fenomena hamparan rumput laut hijau subur yang menutupi permukaan karang datar saat air laut surut, menciptakan pemandangan eksotis menyerupapi lapangan golf di atas laut. Didukung dengan akses jalan yang langsung mencapai bibir pantai serta fasilitas kuliner ikan bakar khas lokal, pantai ini menjadi tempat sempurna bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana damai sembari berburu panorama matahari terbenam yang memukau.
Cidahu Camping Ground, atau dikenal juga sebagai Bumi Perkemahan Cangkuang, merupakan kawasan camping yang berada di kaki Gunung Salak, dalam area Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Dikelilingi hutan pegunungan yang sejuk dan alami, kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana Gunung Salak tanpa harus melakukan pendakian berat. Dengan pilihan area perkemahan yang tersebar di antara pepohonan, pengunjung dapat menikmati pengalaman bermalam di alam terbuka, udara yang segar, serta suasana yang tenang jauh dari keramaian kota.
Pendakian Gunung Gede via Selabintana merupakan salah satu jalur pendakian Gunung Gede yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jalur ini dikenal memiliki karakter yang cukup menantang karena perjalanan menuju kawasan puncak relatif panjang dan melewati hutan pegunungan yang masih alami.
Rafting Cicatih menjadi salah satu pilihan wisata petualangan yang menarik di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Sungai Cicatih menawarkan sensasi pengarungan yang lebih menantang dengan karakter sungai yang cocok bagi wisatawan yang menyukai aktivitas outdoor. Sepanjang perjalanan, wisatawan tidak hanya menghadapi arus dan jeram sungai, tetapi juga dapat menikmati suasana alam Sukabumi yang hijau.
Pantai Keusik Urug merupakan salah satu permata tersembunyi di pesisir selatan Sukabumi yang menawarkan pesona alam yang masih asri, tenang, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Terletak di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, destinasi ini menyuguhkan pemandangan khas Samudra Hindia berupa hamparan pasir luas yang berpadu kontras dengan tebing-tebing hijau di sekitarnya. Karakteristik ombaknya yang besar dan bergemuruh menciptakan atmosfer petualangan yang kuat, terutama bagi para pencinta alam yang gemar berkemah (camping) di sepanjang garis pantainya yang lapang. Keunikan lain dari pantai ini adalah letaknya yang berdampingan dengan muara Sungai Cikaso, memberikan pemandangan eksotis pertemuan air tawar dan air laut. Menjelang petang, pengunjung dapat menikmati panorama matahari terbenam (sunset) yang dramatis sambil menyantap hidangan ikan bakar segar yang dijajakan oleh warung-warung nelayan setempat, menjadikan Pantai Keusik Urug sebagai pelarian sempurna untuk menyegarkan pikiran.
Dari amfiteater alam purba UNESCO hingga pesona rimbun hutan dan ombak samudra.
Amfiteater tapal kuda raksasa dan deretan air terjun megah yang menghadap samudra lepas.
Jembatan gantung terpanjang, danau berkabut, dan udara dingin pegunungan.
Gulungan ombak legendaris Cimaja dan arung jeram deras sungai Citarik.