Jelajahi jalur pendakian dan trekking terbaik Sukabumi — dari hutan tropis hingga puncak gunung yang memukau.
Merupakan gerbang utama menuju petualangan pegunungan tropis, Sukabumi menyuguhkan bentang alam trekking paling menantang sekaligus memukau di Pulau Jawa. Dari hutan lumut purba di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango hingga keheningan rimba Halimun Salak, setiap langkah pendakian menjanjikan panorama magis yang memanjakan jiwa.
Jalur pendakian via Selabintana menawarkan salah satu rute trekking terpanjang dan paling alami dengan lintasan kanopi rapat, air terjun tersembunyi, hingga habitat satwa liar endemik seperti Owa Jawa dan elang Jawa. Bagi pendaki pemula, rute-rute bukit seperti Puncak Peuteuy dan perbukitan Geopark menyajikan panorama matahari terbit yang spektakuler tanpa memerlukan persiapan teknis yang rumit.
24 tempat ditemukan.
Terletak di Desa Ciniti, Kecamatan Cibitung, kawasan Sukabumi Selatan. Dikelilingi pepohonan hijau dan tebing batu yang jauh dari suasana perkotaan. Memiliki keunikan tiga aliran air terjun yang jatuh berdampingan dan bermuara pada kolam alami di bawahnya, sangat cocok untuk fotografi dan wisata alam.
Berada di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Merupakan bagian dari kawasan Geopark Ciletuh dengan bentang alam alami tebing batu dan vegetasi hijau. Menawarkan perpaduan eksotis antara air terjun, formasi batuan purba, dan lanskap perbukitan. Menghadirkan suasana tenang untuk relaksasi.
Terletak di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, merupakan destinasi yang berada di jantung Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark. Air terjun mengalir di tengah tebing batu dengan debit yang deras. Selain indah, tempat ini menyuguhkan wisata alam yang memiliki nilai sejarah geologi tinggi.
Berada di dalam kawasan wisata Situgunung, Kecamatan Kadudampit. Tersembunyi di tengah lingkungan hutan pegunungan yang sangat asri dan sejuk. Aliran airnya cukup deras dan jatuh ke sungai berbatu di bawahnya. Perjalanan menuju curug ini memberikan pengalaman menyusuri alam hutan yang menyegarkan.
Berlokasi di Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas. Menjadi bagian dari kawasan Ciletuh Amphitheatre yang terbentuk dari aktivitas tektonik laut purba. Menawarkan pesona aliran air yang jatuh memanjang melewati tebing batu kecokelatan yang khas, berpadu indah dengan rimbunnya vegetasi hijau di sekitarnya.
Muara Cikaso adalah kawasan wisata alam memukau yang terletak di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tempat bertemunya aliran jernih Sungai Cikaso dengan ombak megah Samudra Hindia. Kawasan yang kini populer dengan nama Pantai Muara Indah Cikaso ini menyuguhkan panorama pesisir yang asri, dikelilingi oleh lambaian pohon kelapa dan vegetasi muara yang hijau. Selain menjadi jalur perlintasan perahu nelayan tradisional yang berwarna-warni, tempat ini menjadi spot favorit bagi para pemancing dan pencinta ketenangan yang ingin menikmati pemandangan matahari terbenam. Keunikan geologisnya sempat memicu fenomena alam bugel (penutupan muara oleh endapan pasir) pada Agustus 2026, yang justru menyingkap daya tarik tersendiri lewat kemunculan biota laut unik di sekitar area muara. Menawarkan perpaduan lanskap air tawar dan laut yang eksotis, Muara Cikaso menjadi destinasi liburan yang menenangkan sekaligus petualangan menyusuri sungai yang tak terlupakan di pesisir selatan Sukabumi.
Bukit Teletubbies Ujung Genteng adalah sebuah destinasi wisata alam hidden gem berupa hamparan perbukitan hijau bergelombang yang terletak di Kampung Citarate, Desa Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dinamakan demikian karena lanskap padang sabananya yang berbukit-bukit kecil sangat mirip dengan pemandangan ikonik dalam serial anak-anak Teletubbies. Karena letaknya yang berada dekat dengan garis pantai, bukit ini menyajikan keunikan tersendiri berupa perpaduan pemandangan hijau yang asri dan embusan angin laut yang sejuk, bahkan beberapa sudutnya sering disebut memiliki nuansa eksotis menyerupai alam di Pulau Sumba. Selain menjadi spot berburu matahari terbit (sunrise) yang memukau, areanya yang luas dan terbuka juga sering dimanfaatkan wisatawan untuk bersantai di sore hari atau mendirikan tenda untuk berkemah (camping). Akses menuju lokasi ini relatif lebih mudah dijangkau dengan sepeda motor, dan karena belum banyak dikembangkan secara komersial, pengunjung biasanya tidak dikenakan tiket masuk untuk menikmati keindahan alamnya yang masih alami ini.
Cidahu Camping Ground, atau dikenal juga sebagai Bumi Perkemahan Cangkuang, merupakan kawasan camping yang berada di kaki Gunung Salak, dalam area Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Dikelilingi hutan pegunungan yang sejuk dan alami, kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana Gunung Salak tanpa harus melakukan pendakian berat. Dengan pilihan area perkemahan yang tersebar di antara pepohonan, pengunjung dapat menikmati pengalaman bermalam di alam terbuka, udara yang segar, serta suasana yang tenang jauh dari keramaian kota.
Pendakian Gunung Gede via Selabintana merupakan salah satu jalur pendakian Gunung Gede yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jalur ini dikenal memiliki karakter yang cukup menantang karena perjalanan menuju kawasan puncak relatif panjang dan melewati hutan pegunungan yang masih alami.
Rafting Cicatih menjadi salah satu pilihan wisata petualangan yang menarik di Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Sungai Cicatih menawarkan sensasi pengarungan yang lebih menantang dengan karakter sungai yang cocok bagi wisatawan yang menyukai aktivitas outdoor. Sepanjang perjalanan, wisatawan tidak hanya menghadapi arus dan jeram sungai, tetapi juga dapat menikmati suasana alam Sukabumi yang hijau.
Puncak Buluh adalah sebuah destinasi wisata alam dataran tinggi berupa perbukitan hutan pinus yang terletak di Desa Karanganyar, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Menawarkan udara yang sangat sejuk dan panorama memukau khas wilayah Pajampangan, kawasan wisata yang dikelola Perhutani ini menjadi tempat favorit bagi para pemburu foto berkat adanya fasilitas gardu pandang serta dek kayu estetis yang menghadap langsung ke hamparan lembah hijau, pedesaan, dan perkebunan. Selain sering dijadikan sebagai rest area yang menyegarkan oleh para pelancong yang sedang menempuh perjalanan via jalur alternatif menuju Pantai Ujung Genteng, tempat ini juga menyediakan area berkemah (camping ground) yang ideal untuk menikmati keindahan matahari terbit (sunrise). Dengan harga tiket masuk yang sangat terjangkau sekitar Rp6.000 hingga Rp7.000 per orang serta akses jalan yang menantang namun menyuguhkan pemandangan indah sepanjang jalan, Puncak Buluh menjadi pilihan liburan yang tepat bagi para pencinta alam bebas yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.
Bukit Panenjoan Cibadak merupakan salah satu destinasi wisata hits dan ramah kantong di kawasan Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang menawarkan pesona lanskap alam memukau dari atas ketinggian. Tempat ini menjadi spot favorit bagi warga lokal maupun wisatawan luar daerah untuk berburu panorama matahari terbit (sunrise) yang eksotis serta hamparan perbukitan yang hijau alami. Selain menyajikan udara pagi yang menyegarkan, area ini sangat populer sebagai lokasi olahraga, tempat nongkrong santai di sore hari, hingga area berkemah (camping) bagi para pencinta alam. Ditambah dengan kehadiran para pelaku UMKM lokal yang menjajakan aneka jajanan di sekitar lokasi, Bukit Panenjoan Cibadak sukses bertransformasi menjadi pusat rekreasi yang ramai, hidup, dan mudah diakses oleh siapa saja.
Dari amfiteater alam purba UNESCO hingga pesona rimbun hutan dan ombak samudra.
Amfiteater tapal kuda raksasa dan deretan air terjun megah yang menghadap samudra lepas.
Jembatan gantung terpanjang, danau berkabut, dan udara dingin pegunungan.
Gulungan ombak legendaris Cimaja dan arung jeram deras sungai Citarik.